Friday, October 12, 2007

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Pagi-pagi mamie bangun, dengan perasaan yang lain dari pada sebelumnya. Membayangkan hari ini di rumah pada siap-siap untuk sholat Ied bersama, mamie jadi sedih. Lebaran, seharusnya menjadi hari yang bahagia, hari kemenangan. Berbeda yang mamie rasa, berulang-ulang mamie memutar MP3 punya Ungu, SurgaMu..dan meresapi setiap lirik yang dilantunkan...

Segala yang ada dalam hidupku
Kusadari semua milikMu
Ku hanya hambaMu yang berlumur dosa

Tunjukkan aku jalan lurusMu
Untuk menggapai SurgaMu
Terangiku dalam setiap langkah hidupku

Karena…
Kutahu…
Hanya Engkau…
Tuhanku…

Allahu Akbar
Allah Maha Besar
Ku memujaMu di setiap waktu
Hanyalah padaMu
Tempatku berteduh
Memohon ridho dan ampunanMu

Allahu Akbar
Allah Maha Besar
KumemujaMu di setiap waktu

Hanyalah kepadaMu
Tempatku berteduh
Memohon ridho dan ampunanMu

Allahu Akbar
Allah Maha Besar
KumemujaMu di Setiap Waktu
------

Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Allahu Akbar...
Aku bukan siapa-siapa
Karena Engkau maka aku ada
Ampuni aku ya Allah...
Maafkan aku atas kesalahan terhadap ciptaanMu

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Menjelang 2 Minggu di Matsuyama

Lama gak posting, bikin mamie kangen juga. Sebenarnya setiap hari pasti kepikiran mau nulis ah, cuman asli deh, sejak tiba hingga sekarang yang namanya waktu susah banget dicarinya. Ada-ada saja kegiatan yang menyita tenaga dan pikiran.

Hari ini dimana mamie merasa hari yang paling melelahkan, apa karena dah klimaks dari hari-hari yang sebelumnya? mungkin juga. Yang pasti setelah pulang dari kursus di Fukushi Center, mamie langsung gubrakzz,... tidur..
Mungkin karena kejauhan naik sepedanya dan pelajarannya emang susah. Mana teman mamie yang ikut dah pada jago-jago, satunya orang Australia yang dah sekolah selama 8 bulan. Satunya lagi orang China yang emang pada dasarnya punya pengetahuan lebih dengan karakter kanjinya. Wah capek banget deh.. apalagi setelah kursus nyempetin ke toko sayur yang lumayan jauh...

Beneran mamie harap kesehatan mamie disini bisa terjaga dengan baik, soalnya anginnya mulai dingin apalagi kalau malam.

Yang sebenarnya bikin sedih adalah malam ini, dimana mamie membayangkan di rumah pasti rame, orang-orang pada mengumandangkan takbir, sementara mamie cuman di kamar buka-buka milis dan blog.. sedih banget. Ingat keluarga di makassar..aduh tambah sedih deh.
Yah ini resiko dari pilihan yang mamie ambil, mau gak mau harus dihadapi. Minimal ini akan menjadi pengalaman dimana untuk pertama kalinya mamie lebaran tidak bersama dengan keluarga.

Rencananya besok akan sholat ied bersama sesama muslim di matsuyama dan sekalian halal bi halal. Tunggu ceritanya yah..

Hidup adalah pilihan, dan setiap pilihan pasti beresiko..
頑張ってねユリちゃん。